React baru saja menjadi fenomena global, dan setiap orang ingin belajar. Masalahnya? Setup project React
CRA dimulai dengan misi mulia: "Membuat React accessible untuk semua orang". Dan berhasil. Jutaan developer belajar React melalui CRA. Saya sendiri pernah melewati fase itu.
Tapi ada satu masalah fundamental yang tidak bisa diperbaiki dengan hanya menambah fitur: CRA terlalu dogmatis.
Jika kamu ingin mengubah Webpack config? Tidak bisa tanpa eject.
Jika kamu ingin menggunakan CSS preprocessor tertentu? Harus ikut flow CRA.
Jika kamu ingin optimasi build yang lebih agresif? Mampus, CRA tidak support.
CRA seperti mobil Ferrari yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga kamu tidak bisa membuka kap mesinnya. Bagus ketika kecepatan default-nya cocok, tapi ketika kamu butuh customization, mobil itu menjadi batu bata.
Mari kita lihat bukti-bukti bahwa CRA sudah tidak lagi menjadi pilihan pertama:
Versi terbaru CRA adalah 5.0 yang dirilis di awal 2023. Sejak itu? Silence. Hanya bug fix minor dan patch keamanan. Tidak ada feature baru yang signifikan.
Bandingkan dengan Next.js, yang merilis update mayor hampir setiap kuartal dengan feature baru yang game-changing, atau Vite, yang konsisten meningkatkan performance.
Ketika Vite datang (sekitar 2020), orang baru menyadari betapa lambat CRA sebenarnya. Cold start CRA bisa mencapai 10-20 detik. Vite? 1-2 detik.
Tidak ada yang perlu dicompromise. Vite sama powerful, tapi jauh lebih cepat. Dan setelah Vite, hampir setiap developer baru berpikir dua kali sebelum menggunakan CRA.
CRA sangat bagus untuk development, tapi untuk production? Tidak optimal.
Untuk production, kamu butuh lebih dari itu. Dan ternyata developer modern sudah menyadarinya.
Tunggu, sebelum kamu uninstall CRA dari komputer kamu, let me clarify satu hal: CRA tidak benar-benar mati sepenuhnya.
CRA masih:
Tapi dalam konteks development modern? CRA sudah menjadi legacy technology. Seperti jQuery di era sekarang—masih ada, masih bekerja, tapi tidak ada yang baru lagi menggunakannya untuk project baru.
Vite dengan React template sudah menjadi standard baru. Sama mudahnya dengan CRA, tapi jauh lebih cepat.
npm create vite@latest my-app -- --template reactJika kamu suka model CRA tapi ingin yang lebih modern:
Ada yang bisa kita pelajari dari "kematian" CRA:
Create React App tidak benar-benar "mati". Tapi dia sudah berhenti relevan di tahun 2024. Seperti Blockbuster atau Kodak—masih bisa bekerja, tapi dunia sudah bergerak ke tempat lain.
Rekomendasi saya:
No members yet — be the first!
Sarkss Dulu
23 views
Ada banyak cara untuk consume API di React—mulai dari ribet manual dengan useEffect, sampai simpel dan modern dengan TanStack Query. Tujuannya tetap sama: menampilkan data ke user. Bedanya ada di proses, effort, dan pengalaman developer
16 views
Memahami Big O Notation bukan sekadar teori matematis kampus, melainkan kunci fundamental dalam mengoptimalkan performa aplikasi. Intip perbandingan nyata antara Bubble Sort dan Merge Sort untuk memahami trade-off antara kecepatan dan penggunaan memori.
16 views